Tampilkan postingan dengan label PowerBank. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PowerBank. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juni 2015

Apa fungsi dan efek baterai double power itu ?

Tahukah anda apa itu baterai double power ?, benarkah baterai double power membuat ponsel tidak awet ?, atau fungsi sebenarnya baterai double power itu apa ?. dari berbagai pertanyaan tersebut Dunia android akan mengulasnya untuk anda. yuk kita simak.


Sudah bukan rahasia lagi kalau sekarang ini dipasaran beredar berbagai jenis baterai dengan embel-embel double power. apa sebenarnya baterai double power itu sebenarnya ?. Masih ingat tentang tutorial saya bab daya baterai ?, begitu pula dengan baterai double power dimana baterai tersebut mempunyai Ampere yang lebih besar dari baterai default yang direkomendasikan produsen ponsel. Dengan ampere yang lebih besar bahkan bisa dua kalinya maka kekuatan dan daya tahannya memberi asupan arus di ponsel menjadi berlipat alias lama habisnya. 

Kemudian apakah baterai double power itu berbahaya dan bikin ponsel tidak awet ?. Untuk menjawab hal itu maka dapat bisa dikatakan berbahaya kalau spesifikasi yang diharuskan ada batasan ampere yang harus dipatuhi. ada komponen-komponen didalam ponsel yang tidak bisa dilalui oleh daya yang lebih besar dari yang diperbolehkan maka bisa berbahaya untuk ponsel bahkan bisa terjadi ledakan. Namun disisi lain smartphone sekarang sudah dinilai aman untuk dialiri arus yang lebih besar namun tetap pada batasannya. Contoh, apabila baterai ponsel mempunyai ampere 2000mAh maka masih ditoleransi dengan menambahkan daya baterai ( double power ) menjadi 3700mAh - 4200mAh. 

Terlalu berlebihan memberikan beban daya di ponsel akan beresiko terhadap kelangsungan hidup komponen-komponen didalamnya. sangat disayangkan kalau cuma ingin menambah kekuatan baterai namun mengorbankan keawetan ponsel kita. Jadi, bijak dan teliti memilih baterai double power untuk ponsel merupakan cara terbaik.

Rabu, 03 Juni 2015

Beda Baterai removable dan non removable

Beda Baterai removable dan non removable itu apa ?. Banyak pertanyaan seputar baterai yang lagi popular yaitu baterai jenis Non Removable atau NRB. Kebanyakan ponsel kelas menengah keatas sudah mengaplikasikan jenis baterai NRB daripada baterai jenis removable ( bongkar pasang ). Pertanyaannya, apa beda antara keduanya ?


Yang namanya baterai pasti mempunyai manfaat sebagai sumber daya bagi perangkat elektronika. Begitu juga jenis, bentuk serta accesories pelengkapnya tentu masih dinamakan sebuah baterai karena mengeluarkan arus dan tegangan. Menjawab pertanyaan tentang beda baterai NRB dan Removable sebagai berikut :

1. Dari bentuknya, baterai non removable umumnya slim atau lebih tipis dari baterai removable. karena dari segi desain baterai non removable akan menyesuaikan bentuk ponsel sekarang ini yang rata-rata didesain tipis.

2. Dari konektornya, baterai non removable umumnya menggunakan konektor berbentuk kabel fleksible. Kalau di baterai removable bentuk konektor menempel di baterai namun di baterai non removable ada semacam kabel fleksible yang nantinya ditancapkan ke mainboard ponsel.

3. Dari segi daya, baterai non removable tidak ada beda yang signifikan dengan removable. karena daya baterai tergantung dari tipe ponsel yang diproduksi.

4. Dari segi besar tegangan, hampir semua produk ponsel saat ini mempunyai tegangan setara yaitu 3,7 volt.

5. dari segi kemudahan dan penempatan, baterai non removable sudah menjadi satu kesatuan dengan bodi ponsel dengan tujuan tertentu. lain dengan tipe removable yang bisa dibongkar pasang sesuka hati. Namun banyak keluhan dan kekhawatiran dengan adanya baterai non removable seperti bila susahnya penanganan waktu ponsel terkena air sampai pada segi suku cadangnya yang jarang didapat secara bebas di pasaran.

Semoga ulasan tentang beda baterai NRB dan removable diatas bermanfaat bagi sobat semua. Jangan lupa baca artikel menarik lainnya seputar android di bawah ini ya...

Selasa, 02 Juni 2015

Powerbank darurat dari baterai Kotak 9 volt

Cara Buat Powerbank darurat dari baterai Kotak 9 volt. Seandainya di perjalanan anda lupa membawa charge ponsel atau powerbank tentu segala cara agar mendapat asupan daya baterai bisa didapatkan, salah satunya membuat cara alternatif yang murah untuk membuat rangkaian charge alias powerbank tanpa membeli charge baru diperjalanan. Charge alternatif ini selain murah juga bisa dilakukan tanpa perlu melakukan langkah penyolderan. 

Solusi charge atau powerbank darurat dari baterai kotak 9volt ini saya hadirkan karena ada saatnya sobat pembaca pernah disaat perjalanan tidak memungkinkan ditemukannya sumber PLN. kelebihan dari powerbank ini nanti adalah bekerja layaknya powerbank pada umumnya, hanya saja baterai yang dipakai baterai kotak 9volt yang mudah didapat dipasaran dan tidak dapat dicharge ulang. di bawah ini contoh powerbank / charge dari baterai kotak yang saya praktekkan dan berhasil.


Teknik membuat powerbank dari baterai kotak 9volt pada dasarnya sama dengan teknik membuat charge dari accu sepeda motor maupun dari baterai UPS yang sudah pernah saya ulas. Kelebihannya disini nanti anda tidak perlu melakukan penyolderan untuk menghubungkan komponen dengan baterai maupun kabel karena situasi diperjalanan tidak memungkinkan melakukan hal itu.
Bagaimana cara buatnya ?, silahkan disimak :

1. Sebelumnya diperjalanan carilah toko elektronika dan beli komponen seperti : IC 7805 (1 biji), Baterai kotak ( 1 biji ), kabel ( setengah meter saja ). Saya beranggapan anda sudah mempunyai kabel data / beli juga boleh..hehe (1 biji), isolasi secukupnya.

2. Cara merakitnya seperti gambar di bawah ini.

Powerbank baterai kotak

3. bila dalam kondisi diperjalanan dan tidak memungkinkan melakukan penyolderan maka sambungkan kabel dengan baterai diisolasi, kabel dengan komponen disambung dipilin kemudian diisolasi. intinya semuanya tersambung seperti gambar diatas.

4. jika yakin sambungan sudah benar silahkan dicoba...

Cara diatas apabila anda sedang berada dirumah dan mempunyai peralatan solder pasti perakitannya lebih rapi. Semoga bermanfaat.

Senin, 01 Juni 2015

Membuat charge HP dari baterai UPS

Membuat charge HP dari baterai UPS. Sumber arus apapun sebenarnya bisa dipakai untuk melakukan pengisian daya baterai HP atau ponsel. Bukan hanya dari powerbank, aki ( accu motor, mobil , dll ) serta Baterai UPS -pun bisa dimanfaatkan sebagai sumber arus. Kali ini Dunia android akan memberikan tips membuat baterai bekas ataupun baru UPS agar bisa difungsikan sebagai pengisi ( charge ) ponsel. 

Bila anda mempunyai baterai UPS yang sudah tidak terpakai ( asal masih bisa digunakan / menyimpan arus tegangan ) bisa kita turunkan tegangannya menjadi charge ponsel. Dimana tegangan di baterai UPS umumnya adalah 12 volt persis seperti tegangan yang dihasilkan accu sepeda motor. Nah untuk membuat baterai UPS berfungsi dengan baik diperlukan rangkaian sederhana penurun tegangan dari 12 volt ke 9 volt. 

Rangkaian penurun tegangan sama persis seperti yang saya jabarkan pada tutorial membuat charge ponsel dari accu motor. Bagi yang belum membacanya silahkan menuju kesini.

Dan dibawah ini adalah penampakan dari charge buatan saya sukses melakukan charge di ponsel lenovo milik si kecil dan hasilnya sangat aman dipakai dan diletakkan dimana saja.


Sedikit merefresh gambaran rangkaian penurun tegangan pada charge bisa dilihat di gambar berikut ini.


Intinya, bila anda sudah mempunyai rangkaian penurun tegangan tersebut maka sumber arus langsung saja bisa anda hubungkan ke baterai UPS. Kelebihan penggunaan baterai UPS ini adalah selain lebih banyak menyimpan daya juga lebih awet untuk beberapa kali proses charge. Bisa 10 kali charge full bila kondisi baterai UPS penuh. selamat mencoba ya...

Sabtu, 23 Mei 2015

Apakah baterai non removable lebih awet ?

Apakah baterai non removable lebih awet ?. Beberapa pertanyaan tentang baterai non removable ( NRB ) akhir-akhir ini semakin banyak saja di Kotak komentar dunia android. Sudah bukan hal yang aneh lagi kalau smartphone sekarang banyak mengaplikasikan baterai non removable. dengan berbagai kelebihan juga kekurangannya yang pernah saya bahas pada artikel terdahulu banyak menimbulkan pertanyaan, apakah benar baterai non removable itu lebih awet dan tahan lama ?, kita simak ulasan singkatnya di bawah ini.


Baterai non removable ( NRB ) sebenarnya bukanlah baterai yang istimewa, karena dari jenisnya sekarang ini baterai NRB juga dari varian lithium ion (Li-ion) yang ada pada ponsel-ponsel pada umumnya. Karena cara pemasangannya yang begitu rapi dan tersembunyi serta tidak mudah dicopot maka membuat baterai jenis ini terasa lain dari baterai ponsel umumnya. 
Baterai NRB dengan tujuan utama merampingkan serta membuat simple bentuk desain ponsel agar bisa tercipta bentuk yang setipis mungkin menyebabkan spesfikasi bentuknya saja yang berbeda. Bila anda membongkar cangkang penutup mesin dari ponsel dengan baterai NRB didalamnya maka akan terlihat bentuk baterai yang pipih dan tipis. tetapi sel-sel baterai didalamnya sama dengan baterai removable. dari segi ukuran daya ( ampere ) serta voltase juga sebanding dwngan baterai remivable lainnya. hanya beda bentuk, ukuran serta cara pasangnya yang menggunakan kabel berjenis optix flexible.

Jadi bila menjawab tentang awet tidaknya baterai NRB dibanding baterai removable maka jawabannya sama saja, semua tergantung pada cara pakai si pengguna ponsel itu sendiri. ada pengguna yang suka ponsel dengan baterai NRB begitu juga sebaliknya banyak juga yang tidak suka dengan adanya baterai NRB dengan berbagai pertimbangan seperti suku cadang yang langka sampai ke masalah keamanan ponsel ketika terkena (kemasukan) air.

Dari ulasan diatas semoga pembahasan tentang baterai non removable bermanfaat dan menambah pengetahuan pembaca dunia android tercinta.

Senin, 04 Mei 2015

Teori sederhana Cara Modif Power Bank

Teori sederhana Cara Modif Power Bank. Banyak pertanyaan yang dilontarkan para pengunjung Dunia android tentang cara oboh atau modifikasi Power bank yang patut saya jawab dan jabarkan pada saat ini. Memodifikasi power bank bukanlah perkara sulit kalau kita sudah mengetahui teori dasar arus listrik. Sulitkah ?, tidak sulit dan mudah sekali mengetahui bagaimana ilmu dasar sebuah arus listrik. Sudah siap belajar ? yuk ikuti ulasan teori sederhana cara modif powerbank di bawah ini.

Jangan mengambil resiko dengan membongkar powerbank apalagi mengutak-atik isinya sebelum mengetahui bagaimana sebuah arus listrik bekerja. Walaupun terlihat benda kecil yang tidak menyengat ketika kita pegang namun kesalahan kecil yang mengakibatkan terjadinya arus pendek atau konsleting bisa menyebabkan power bank meledak dan memicu sesuatu yang tidak kita inginkan. Nah, sebelum beraksi mengutak atik power bank simak dulu bagaimana perhitungan sebuah arus listrik di bawah ini.

1. Ingat, baterai di dalam power bank adalah berjenis lithium dan rechargable ( bisa diisi ulang ) maka sebelum mengganti baterai harus dengan jenis yang sama. Jangan menggunakan baterai sekali pakai yang banyak kita temui di toko-toko dekat rumah kita.

2. ini teori utama yang harus diketahui, perhitungan arus sederhana ada 2 yaitu serial dan paralel. dalam powerbank umumnya mempunyai sambungan paralel dimana arus yang disambung secara paralel akan mempunyai voltase sama namun Ampere akan semakin besae bila baterai bertambah banyak. sedangkan pada sambungan serial voltase bertambah namun arusnya tetap sama tidak bertambah. Perhitungan sederhananya seperti contoh sambungan di bawah ini.

Contoh sambungan serial

Contoh sambungan paralel

3. yang perlu dijadikan patokan kuat dan tidaknya powerbank men-charge arus baterai ponsel adalah besarnya ampere yang tertera di masing-masing jenis powerbank. Semakin besar amperenya semakin lama pula habisnya daya. Maka dari itu powerbank dengan arus besar akan terlihat gemuk atau besar bodinya karena didalamnya ada baterai yang semakin banyak disambung secara paralel.

4. Dalam aksi oboh powerbank jangan asal memberi banyak baterai untuk meningkatkan daya, karena spesifikasi komponen untuk proses pengecharge-an powerbank tidak akan mampu karena dibatasi oleh komponen elektronika di dalam rangkaian urama powerbank. Andai bisa di charge tentu akan membutuhkan waktu berjam-jam untuk mencapai 100 persen full.

5. Gunakan baterai pengganti powerbank dengan baterai yang ampere-nya sejenis, namun bila tidak dimungkinkan maka ganti baterai dengan ampere-nya diatasnya sedikit. misal 1000mAh diganti dengan 1200mAh masih aman.

6. Lebih aman bila anda mempunyai multitester sebagai alat untuk mengukur arus maupun tegangan. Dengan alat tersebut anda setidaknya bisa memastikan apakah sambungan sudah benar atau terbalik.

Nah, Sudah siap melakukan aksi bongkar power bank ?, tidak sulit dan mudah sekali. selamat mencoba. semoga bermanfaat.

Baca juga : Membongkar isi powerbank

Senin, 27 April 2015

Bahaya baterai melembung tetap dipakai di ponsel

Bahaya baterai melembung tetap dipakai di ponsel. Mungkin ada sebagian pengguna ponsel yang sedang membaca artikel ini melihat atau mengalami sendiri baterai ponselnya melembung atau bengkak. Entah karena sudah berumur atau memang salah dalam perawatan ponsel sehingga baterai baterai sudah mulai kehilangan 'fungsinya' sebagai penyimpan arus. Sebenarnya bahayakah tetap memutuskan untuk memakai baterai yang sudah bengkak tersebut ?. simak ulasan singkatnya di bawah ini.

Baterai ponsel (ilustrasi)
Di artikel saya yang dahulu sudah saya jelaskan tentang penyebab baterai melembung atau bengkak.saya review sedikit, baterai bisa membengkak karena sel-sel lempeng baterai sudah tidak berfungsi secara maksimal. Penyebabnya bisa bermacam-macam seperti sering menggunakan ponsel ketika charge sedang berlangsung, main game, online, atau melakukan aksi panggilan (call) sewaktu charge arus baterai. Penyebab yang sering menyebabkan baterai melembung umumnya ada pada pengguna yang sering melakukan calling atau panggilan antar ponsel ketika pengisian daya dilakukan.

Kemudian, apa bahayanya terus tetap menggunakan baterai melembung di ponsel ?, bahaya pertama adalah baterai bisa meledak setiap saat. Jangan menggunakan ponsel yang melembung baterainya ketika charge berlangsung demi keamanan ponsel dan anda sendiri dari bahaya ledakan. Yang kedua, karena baterai melembung dan arus yang masuk dan keluar sudah tidak sesuai lagi dengan ukuran yang dispesifikasikan ponsel bisa membuat umur komponen ponsel pendek. jangan menyepelekan arus yang ada pada ponsel anda, banyak kejadian karena kecerobohan pengguna yang menyebabkan ponsel menjadi rusak bahkan meledak.

Nah, bijaklah dengan ponsel anda. rawatlah baterai ponsel dengan mematuhi aturan-aturan baku bagaimana dan apa yang dilakukan ketika kita sesang dalam kondisi charge ponsel. semoga ulasan diatas bermanfaat dan membuat kita lebih mawas diri.

Minggu, 26 April 2015

Main Game sambil charge merusak ponsel ?

Main Game sambil charge merusak ponsel ? . Itu salah satu dari sekian banyak pertanyaan yang dilontarkan teman-teman saya. Ternyata bukan hanya anak kecil yang maniak main game, orang dewasa-pun ketagihan dengan banyaknya game android yang bertebaran di playstore dan penyedia apk game android. Naamun tahukah anda apa efek samping sering main game dengan kondisi ponsel di-ces (charge) ?. mari cari tahu jawabannya disini.

Bermain game (ilustrasi)

Sebenarnya sudah panjang lebar saya menjelaskan tentang bahaya memakai ponsel ketika sedang dilakukan proses pengisian daya atau charge. Baik itu pengisian melalui dongle bawaan ponsel maupun charge melalui power bank, semua ada dampak negatifnya daripada sisi positifnya. Mungkin dampak positifnya cuma 1 yaitu ponsel tidak kehabisan daya sewaktu memainkan game kesayangan. Namun dampak negatifnya lebih banyak lagi.
Dampak main game saat ponsel di charge adalah sebagai berikut :

  1. Memainkan game saat ponsel di charge akan berdampak langsung pada keawetan ( lifetime) baterai ponsel. Karena daya yang masuk sewaktu penge-ces-an ( charge ) tidak sebanding dengan daya yang dikeluarkan baterai saat bermain game, apalagi game yang dimainkan membutuhkan arus yang besar.
  2. Baterai akan mudah melembung karena kerusakan sel-sel baterai.
  3. Keawetan hardware atau komponen-komponen yang berfungsi menstabilkan arus di dalam ponsel akan cepat rusak, dampaknya ponsel akan cepat rusak. entah itu suatu saatt nanti ponsel tidak bisa di charge karena komponen penting di jalur masuknya daya putus.
  4. ponsel bisa meledak. ada kasus-kasus di berbagai negara dimana ponsel meledak saat digunakan untuk telepon atau bermain game ketika charge daya sedang berlangsung.
Nah, itu sebagian dari berbagai macam akibat bermain game saat ponsel sedang dilakukan pengisian daya. Jadi berhati-hatilah bermain game saat ponsel dicharge. Menurut saya, lebih baik charge dahulu baru main game daripada ponsel rusak dan menyesal akhirnya. Semoga bermanfaat.
Baca juga ya : Main game hemat baterai dengan mode pesawat

Jumat, 10 April 2015

Hati-hati Baterai HP bekas Bahaya !

Hati-hati Baterai HP bekas Bahaya !. Benar berbahayakah baterai bekas itu ?, jawabannya benar. Bukan hanya baterai untuk ponsel saja yang berbahaya, namun baterai-baterai yang umum kita gunakan sehari-hari. Dalam hal ini, bahaya baterai bukan hanya yang bekas, yang baru-pun juga berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. 


Dunia android tidak akan membahas tentang spesifik bahaya baterai dari sisi ilmu kesehatan, karena bukan tema blog tentunya. saya fokus pada baterai bekas android yang sudah tidak terpakai, itu berbahaya. Bahayanya kalau kita tidak pandai-pandai menyimpan atau membuang baterai yang sudah tidak terpakai. Berhati-hatilah membuang baterai bekas ponsel maupun baterai dari bekas powerbank. Karena isi atau kandungan baterai ada logam berat yang berbahaya sepertimerkuri, mangan, nikel, timbal, lithium dan kadmium yang sangat berbahaya bagi syaraf manusia serta beracun. 

Baterai digolongkan sebagai B3 atau Bahan Berbahaya Beracun, dimana dalam proses recycle atau pemvuangannya harus memenuhi aturan tertentu agar tidak membahayakan kesehatan manusia. Bila baterai tersebut dibuang dan terjadi proses kimia di dalam tanah kemudian meresap melalui resapan air yang digunakan untuk konsumsi manusia maka berbahaaya sekali. Bahan logam yang masuk dalam tubuh manusia akan memicu berbagai gangguan kesehatan baik jangka pendek maupun jangka panjang. di negara-negara maju memang sudah disediakan tempat khusus untuk membuang baterai bekas, dan negara kita memang masih belum teraosialisasi tentang hal tersebut.

Nah, mulai sekarang berhati-hatilah membuang baterai bekas. Semoga sedikit ulasan diatas menambah wawasan para pembaca Dunia Android semua.

Jumat, 03 April 2015

Mengapa charge HP via PC / Laptop cepat ?

Mengapa charge HP via PC / Laptop cepat penuh ?, apa sebabnya dan bagaimanaa penjelasannya ?. Nah, itu dia topik Dunia android kali ini. ada sebagian pengguna android yang melakukan isi daya atau charge baterai ponsel-nya melalui media PC ataupun Laptop, dimana biasanya keuntungannya selain sambil charge daya juga bisa untuk sekalian transfer data maupun koneksi internet via tethering USB. 

Tahukah sobat semua mengapa lebih cepat terisi penuh ketika kita ces / charge ponsel kita di PC walau tegangan untuk mendorong melakukan charge sama sekitar 5 volt ?. jawabannya sebagai berikut .


1. PC atau Laptop mempunyai tegangan yang keluar dari soket / colokan USB sebesar 5 volt, namun daya-nya umumnya lebih besar dari yang dikeluarkan oleh alat charge bawaan parikan ponsel.

2. Dengan daya atau bahasa mudahnya dengan ampere yang lebih besar maka pengisian daya ke baterai ponsel tentu lebih cepat. Logikanya, contoh kalau sobat mendorong mobil sendirian dibanding mendorong mobil bersama 4 orang tentu lebih kuat dan lebih efisien dengan banyak orang bukan?, itu logika daya secara sederhana.

3. Namun, pengisian bisa lebih lama bila ponsel dalam keadaan digunakan untuk aktifitas transfer data maupun tethering.

Nah, sudah tahu bukan jawabannya mengapa mengisi atau charge HP via PC lebih cepat ?. semoga sedikit penjelasan diatas bermanfaat bagi sobat Dunia android.

Selasa, 31 Maret 2015

Hati-hati dengan daya charge / ces HP

Hati-hati dengan daya charge / ces HP . itu bahasan saya kali ini. Mengapa lagi-lagi membahas bab charge ( jawa :ces ) Ponsel ?. karena akhir-akhir ini teman saya yang kerjaannya service HP mendapati banyaknya Baterai atau komponen didalam Ponsel gosong alias terbakar. mengapa banyak kasus demikian ? ikuti ulasannya di bawah ini.


Perlu diketahui, bahwa tidak semua charge / ces HP mempunyai daya atau ampere yang sama. walaupun tegangan rata-rata tertulis sama yaitu sekitar 3,7volt namun daya yang dikeluarkan berbeda dari satu charge dengan charge yang lainnya. Kalau jaman sebelum Smartphone besar alias tablet atau smartphone dengan ukuran semi tablet / phablet dulu daya charge rata-rata 800mah -1000mah. Sekarang ini, banyak sekali ponsel dengan kapasitas baterai yang besar tentu vendor menyediakan charge dwngan daya yang lebih besar pula.

Yang membikin riskan, banyak pengguna ponsel sembarangan meminjam alat ces / charge milik temannya. padahal, HP miliknya mempunyai baterai dengan kapasitas daya kecil namun didorong dengan charge milik orang lain yang berkapasitas daya besar. Apa akibatnya bila kapasitas charge melebihi dari yang di-standartkan oleh pabrikan ?. ini dia akibatnya.

1. Baterai HP yang dipaksa dicharge dengan kapasitas daya yang lebih besar mang akan cepat penuh namun akan memperpendek umur baterai.

2. Daya yang melebihi ketentuan akan membuat komponen penahan arus di Ponsel akan cepat rusak dan akhirnya tidak bisa untuk melakukan charging karena terputusnya komponen tersebut.

3. Bila terus menerus memakai daya charge yang besar, baterai cepat melembung karena didalam baterai ada sirkuit komponen yang tidak kuat menahan besaran arus.

4. Baterai rawan meledak. Banyak kasus di dunia ini baterai ponsel meledak karena salah dalam charge HP.

Jangan gadaikan keawetan baterai HP sobat dengan sering-sering mencharge ponsel dengan alat charge yang berdaya besar. Lebih baik baca dulu berapa ampere kapasitas alat charge daripada menyesal nantinya. Kalau terpaksa sekali-kali sih sah sah saja lho..hehe

Baca juga : penyebab baterai HP melembung

Sabtu, 21 Februari 2015

Baterai Powerbank lebih dari A2

Baterai Powerbank memang lebih besar dari baterai A2 yang banyak dijual di pasaran. Bagi yang sudah pernah mambongkar powerbank tentu sudah tahu bagaimana ukuran kebanyakan dari baterainya. Lebih panjang dan lebih gemuk. Ukuran baterai powerbank lebih dari A2 dikarenakan seperti penjelasan di bawah ini.


Kalau sobat pernah beli baterai untuk jam dinding yang rata-rata berkapasitas 1,5 volt itu biasanya berukuran A2, Kalau di powerbank umumnya lebih gede dan panjang karena mempunyai kapasitas 3,7volt. Untuk ampere-nya juga berbeda jauh. umumnya baterai A2 mempunyai ampere sekitar 500-1000mA, namun ada juga yang berjenis lithium-ion dengan ampere sampai 2200. Kalau di powerbank baterai yang berkapasitas 3,7volt umumnya mempunyai ampere minimal 2100mA. kalaupun ada yang lebih kecil biasanya untuk powerbank yang murah harganya. Semakin besar voltase dan ampere semakin gede dan gemuk pula ukuran baterai. Maka dari itu isi dalam setiap powerbank paling sedikit ada 1 baterai. semakin besar powerbank semakin tinggi pula total ampere-nya dan semakin kuat menyuplai arus untuk digunakan beberapa kali di HP atau tablet.

Sekelumit jawaban diatas semoga dapat membuat sobat lebih mengenal jeroan powerbank, ukuran dan arus yang dihasilkan. semoga bermanfaat.

Jumat, 28 November 2014

Membongkar Isi Powerbank 2800mAh

Sobat Dunia android, mungkin sebagian sobat ada yang punya powerbank seukuran 2800mAH ?, sudah kah sobat tahu apa dan bagaimana kondisi didalamnya ketika  isi powerbank 2800mAH dibongkar?. Beberapa postingan saya terdahulu pernah mengulas tentang penggantian baterai powerbank yang saat itu berukuran 8.800mAH. Nah sekarang waktunya sobat dunia android harus tahu isi powerbank 2800mAH ketika dibongkar. Ikuti ulasannya.

Untuk praktek membongkar powerbank, saya juga harus rela membongkar salah satu powerbank saya. Kali ini yang terkena sasaran adalah powerbank ukuran 2800mAH. Langsung saja ke tujuan, lihat gambar di bawah ketika powerbank 2800mAH saya bongkar. Disitu terlihat ada satu baterai rechargeable berukuran 2200mAH ber-voltase 3,7volt. Silahkan dilihat dulu gambarnya.


Pada gambar powerbank diatas, baterai memang berukuran tidak seperti yang kita lihat dipasaran. Jadi bukan baterai ukuran A3 atau A2. Baterai powerbank diatas lebih panjang dan lebih gemuk, jarang ada di pasaran pada umumnya. Masih ingat bukan cara dan perhitungan mengganti baterai powerbank?, yang belum tahu silahkan dibaca pada postingan sayabterdahulu...hehe. Kembali pada gambar diatas, selain ad satu baterai ada sirkuit rangkaian penstabil arus yang umum pada setiap powerbank. Pertanyaannya, apakah boleh kita menjejali powerbank seperti diatas dengan doble baterai?. Jawabannya boleh namun harus ikut aturannya. Jadi bila ingin arus yang dihasilkan lebih kuat maka masih aman merangkap 2 baterai sekaligus dan syaratnya harus dipasang pararel bukan serial. Arus akan lebih besar dengan tegangan tetap.

Nah, sudah tahu bukan gambaran isi powerbank 2800 mAH ketika dibongkar?. Semoga ulasan membongkar powerbank diatas sedikit menambah wawasan kita. Aamiin.

Sabtu, 08 November 2014

Syarat oboh Powerbank ganti baterai

Pada postingan dahulu saya pernah mengulas cara mengakali powerbank yang eror. Sekarang saya akan mengulas tentang syarat meng-oboh powerbank bila ganti baterai yang baru atau sekedar ingin mengaktifkan kembali powerbank yang baterainya drop dengan pemgganti baterai yang umum di pasaran. Tips sederhana namun harus tahu dahulu syaratnya bagaimana arus dan tegangan bisa maksimal dan bekerja selayaknya powerbank buatan pabrik.


Tutorial kali ini saya sajikan juga dengan resiko powerbank milik saya harus saya bongkar agar sobat yang belum tahu jeroan powerbank bisa melihatnya pada sajian gambar dibawah nanti. Kali ini powerbank yang saya bongkar (tidak saya sebut merk ntar kena sensor..hehe) berukuran 8.800mAh. Nah syarat apa saja bila ingin mengganti baterai powerbank ? Berikut syaratnya :

1. Pertama, ketahui dahulu berapa voltase atau tegangan dari tiap-tiap baterai di dalam powerbank. Kalau pada gambar di bawah ada 3 buah baterai yang tiap baterai mempunyai voltase sebesar 3.7v dengan rangkaian pararel. Mengapa pararel? Karena arusnya biar 'gede' dengan tegangan yang tetap 3,7v. Ingat!bukan serial lho rangkaiannya...


2. Kemudian syarat kedua, bila sobat ingin mengganti baterainya maka harus sama, bila tidak menemukan penjual baterai dengan kapasitas 3,7v maka bisa diganti dengan baterai dengan kapasitas 1,5v yang ada di pasaran ukuran A2. Hitungannya, satu baterai powerbank asli dengan voltase 3,7 diganti 2 baterai A2 kapasitas 1,5v. Memang hitungannnya akan mendapat jumlah voltase 3v namun itu tidak masalah, lebih baik dibawahnya dikit daripada kebesaran...hehe..biar aman.

3. Jadi 3 baterai bisa tergantikan dengan 6 baterai. Dirangkai secara berjajar dengan rangkaian pararel alias kutub positif dapat positif,kutub negatif dapat negatif.

4. Sobat bisa mengakali baterai tersebut dengan diikat rapi direkatkan dengan lem alteco atau diisolasi rapat satu sama lain. Kabel keluarannya kutub positif dan negatif sambungkan persis seperti sambungan baterai powerbank aslinya. 

5. Bila ada yang bertanya, lho nanti apa bisa ditutup lagi powerbank-nya  seperti semula?. Jawabannya tentu ya nggak bisa ditutup karena kita sudah menjejali dalam powerbank yang tadinya 3 baterai menjadi 6 baterai. Jadi sobat bisa membungkusnya dengan rapi menggunakan isolasi atau lakban hitam, yang penting kan berhasil oprekannya to...hehe


Nah, tutorial diatas jangan dilakukan bila sobat ragu-ragu atau belum mengerti kutub-kutub baterai atau perihal voltase. Karena bila salah menyambung bisa berakibat powerbank meledak. Selamat ber-eksperimen...

Senin, 03 November 2014

Gunakan Powerbank di Smartphone dengan Bijak

Sobat Dunia Android, Pengguna smartphone khususnya mungkin sudah banyak yang mengenal apa itu powerbank dan fungsinya. Sebagai alat charge yang multifungsi dan mudah dibawa kemana-mana tentu alat ini selalu menarik perhatian pengguna gadget untuk memilikinya.Namun banyak yang salah kaprah dengan fungsi powerbank itu sendiri dan akibatnya sudah tidak sedikit yang merasakan sisi negatif dari powerbank itu sendiri. maka dari itu postingan ini saya kasih judul Gunakan powerbank di smartphone dengan bijak. maksudnya ? yuk kita cari tahu....Baca juga artikel saya : Isi dalam powerbank dan kinerjanya .

Didalam peredarannya banyak sekali powerbank yang murah sampai yang mahal buatan vendor-vendor terkenal. Namun konsumen di Indonesia kebanyakan suka dengan yang berbau ' murah ' tapi inginnya yang bagus...lho apa ada to yang begitu...hehe. Powerbank keluaran vendor terkenal dengan harga yang mahal tentu membawa kualitas yang jauh diatas powerbank yang murah apalagi yang abal-abal. Disamping jeroan powerbank dari vendor terkenal yang dijamin keamanan dan keakuratan ukuran komponen-komponennya, powerbank mahal biasanya disertai dengan pengaman, pengatur dan pemutus arus otomatis. Tapi bagaimana dengan powerbank yang murah-murah yang beredar dipasaran ?, dari banyak kasus, powerbank dengan harga murah selain arus yang tidak stabil, gampang drop, tanpa pemutus arus otomatis dan paling parah bisa merusak atau memperpendek umur baterai smartphone itu sendiri.

Kemudian, mengapa kita harus menggunakan Powerbank dengan Bijak ?, maksudnya adalah gunakan powerbank khususnya yang kualitasnya 'murah' yang kita tidak yakin dengan keamanannya untuk smartphone kita maka gunakan jangan berlebihan. Gunakan seperlunya bila dalam keadaan 'kepepet', keadaan dimana kita sudah tidak memungkinkan mendapat suplay arus dari charge bawaan smartphone karena tidak ada sumber tegangan PLN. Penggunaan powerbank yang berlebihan dan terus menerus akan memperpendek umur Baterai smartphone. Bahkan bila arus yang dikeluarkan oleh powerbank tidak stabil atau diatas ambang yang bisa diterima komponen smartphone kemungkinan besar akan merusak 'jeroan ' si smartphone kita.Kok sampai merusak jeroan alias komponen ?, karena arus yang masuk ke smartphone tidak langsung bersinggungan dengan baterai sewaktu pengisian. arus harus melewati beberapa komponen untuk difilter agar tegangan yang masuk tidak melebihi ambang batas yang diperkenankan. 

Nah, sudah tahu bukan mengapa kita harus bijak menggunakan powerbank ?. Daripada gadget kita 'ambrol' lebih baik sedia 'charge original' sebelum berpergian. kata orang jawa ' ojo mung gor powerbank sing digowo tapi nggowo ugo ces-cesan asline hape'( jangan cuma powerbank yang dibawa, tapi bawa juga charge HP orisinilnya ) ...hehe ...semoga ulasan diatas bermanfaat.

Selasa, 25 Maret 2014

Mengakali Baterai PowerBank Error

Setelah pada postingan terdahulu mengulas tentang isi dan kinerja powerbank, kini Dunia Android akan mengulas sedikit tips tentang bagaimana mengakali Baterai PowerBank yang error. Tentu saja kali ini saya fokus pada baterainya saja lho ya, Bukan permasalahan komponen did dalam powerbank yang menyebabkan error. Jadi, dalam ulasan ini nanti saya anggap baterai dalam powerbank rusak atau perlu diganti bukan karena sirkuit-nya yang bermasalah.

Bermula dari pertanyaan beberapa teman saya yang menanyakan bagaimana bila baterai pengganti tidak tersedia dipasaran karena ukuran ampere-nya yang tidak sesuai dengan spesifikasi baterai bawaan powerbank?. Kalau voltase tentu semua sama, satu baterai rata-rata mempunyai voltase kisaran 1,2volt sampai 1,5volt, yang berbeda hanya pada arusnya saja alias ampere-nya. sekilas bila dijelaskan secara mudah, ampere itu diibaratkan ada 2 kendaraan yang sama jenis dan mereknya, tapi yang membedakan bahan bakarnya yang satu premium yang satunya pertamax, maka daya dorong dan kinerja yang pertamax akan lebih kuat dari kinerja yang memakai premium, nah itu cuma intermezo contoh tentang ampere ( ahhh, adminnya ngelantur...hehe )

Lanjut, sekarang umpama sobat mempunyai powerbank dengan isi baterai 2 buah dengan voltase dan ampere masing-masing 1,5volt dengan ampere 2200mAh (2,2Ampere) maka sebisa mungkin sobat harus mencari baterai yang serupa dengan itu. kalau tidak bisa maka ada tipsnya seperti dibawah ini :
  • cari baterai yang ampere-nya tidak jauh nilainya keatas dan kebawah, bisa 2000mAh atau 2400mAh. karena sirkuit pengisian masih mampu menolerir ampere yang tidak jauh diatas rata-rata spesifikasi, jangan khawatir itu aman kok.
  •  Bila tidak mendapatkan baterai yang mendekati nilai contoh diatas, maka sobat bisa membagi hitungannya seperti ini, nilai ampere-nya dibagi 2 kemudian sobat cari baterai di toko yang senilai hasil pembagian. contoh baterai 2200mAh :2 akan ketemu nilai 1100mAh. nah sobat beli saja baterai senilai 550mAh atau diatasnya sedikit tidak masalah. Kemudian rangkai kedua baterai tersebut secara PARAREL ( bukan seri lho ). jadi ada 2 sambungan pararel di dalam powerbank sobat dengan total baterai 4 buah. 
  • Karena baterai dengan tips di pararel seperti contoh diatas maka secara otomatis cassing powerbank tidak akan bisa menutup, resikonya sobat harus merapikan tumpukan baterai tersebut entah itu disatukan dengan isolasi/lakban hitam biar rapi.
  • sambungan dengan sistem pararel akan menjumlahkan arus, bila sambungan seri akan menjumlahkan tegangan, jadi jangan terbalik ya tipe sambungannya.
Nah, mudah bukan tips oprek baterai powerbank-nya, intinya nilai ampere dalam powerbank tetap dikisaran yang ditentukan oleh pabriknya walau berapapun baterai yang kita tumpuk tetap harus sesuai bila dijumlahkan nilai amperenya. Sekian tips singkatnya semoga bermanfaat.

Rabu, 12 Februari 2014

Isi dalam PowerBank dan kinerjanya

Dulu saya pernah mengulas bagaimana itu powerbank bekerja, dan sekarang Dunia Android akan mengulas tentang Isi dalam Powerbank dan kinerjanya sekaligus. Jadi, selain nanti para pembaca ( yang belum tahu ) menjadi tahu bagaimana 'jeroan' alat charger portable ini tentu juga dapat dapat ilmu tentang pengaruh besar kecilnya Daya yang ditawarkan setiap merk dari vendor Powerbank. Yuk disimak ulasan singkatnya...

Alat charge portable ( powerbank ) memang cukup popular akhir-akhir ini seiring meningkatnya user pengguna smartphone yang terkenal 'rakus' akan arus baterai. Pengguna rela merogoh koceknya demi mendapatkan barang istimewa yang bisa dibawa kemana-mana ini. Mungkin alasan tepatnya, daripada mengisi baterai di colokan listrik dan tidak mobile lebih baik pakai powerbank yang bisa dibawa kemana-mana dan nggak ribet.

Bagi sobat yang ingin tahu dulu bagaimana jeroan isi powerbank dapat dilihat di gambar bawah, tentu masing-masing merk akan berbeda jenis baterainya, Powerbank mahal tentu jenis baterai charger-nya bagus dan tahan lama, namun yang merk 'murahan' timbal baliknya akan mendapatkan baterai charger yang tidak sesuai dengan keinginan kita, gampang habis sewaktu charge dan tidak 'panjang umur' tentunya.


Gambar diatas menunjukkan isi dalam powerbank, yang semakin kecil Daya-nya akan semakin sedikit baterai charge yang disematkan didalamnya. Sebenarnya sewaktu powerbank kita sudah mulai drop atau menurun kinerjanya, bisa dilakukan pergantian baterai charge asal tahu nilai ampere dan tegangannya ( biasanya tertera di body baterai ).

Untuk cara kerja dan perhitungan matematis tegangan yang dikeluarkan akan saya jelaskan singkat seperti begini. baterai di dalam powerbank memiliki voltase 3.7volt, sedangkan baterai dari ponsel smarphone sekarang ini rata-rata menggunakan voltase 5 volt. dengan demikian akan ada konversi daya dari 3.7volt ke 5 volt. dalam hal demikian akan menimbulkan perhitungan 3.7/5 yang menghasilkan 0.74. Jadi, apabila sobat memiliki powerbank berkapasitas 10.000mAh, maka perhitungannya hanya akan dapat men-charge Galaxy Note II sobat yang berkapasitas 3300mAh sebanyak 2.5 kali dalam kondisi smartphone kosong sampai terisi penuh. Tentunya hal-hal seperti kualitas dan harga dari Powerbank juga menjadi patokan jumlah maksimum charge yang dikeluarkan sampai powerbank benar-benar habis.

Nah, Mungkin secuil Ilmu per-powerbank-an diatas dapat menambah khasanah ilmu kita bersama. Berhati-hati dalam memilih powerbank yang akan dibeli akan sangat bermanfaat untuk 'kesehatan' Smartphone sobat semua.