Tampilkan postingan dengan label rom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rom. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Mei 2015

Apa beda ROM dan RAM di android ?

Apa beda ROM dan RAM di android ?. Terkadang banyak kesalahan dalam mengartikan apa itu ROM dan apa itu RAM, ada yang menganggap keduanya sama bahkan berbalik mengartikan fungsinya. Kali ini Dunia android akan mengulas bagaimana dan apa itu ROM dan RAM. yuk disimak ulasannya di bawah ini.

RAM atau Random Access Memory merupakan memori sementara yang data-data didalamnya akan hilang bila sistem telah dimatikan. RAM merupakan memori jenis volatile yang berarti bisa ditulis dan dihapus. Namun penulisan data pada ram dilakukan oleh sistem itu sendiri, dimana fungsi RAM membantu kinerja dari processor. Kalau alur secara garis besar bahwa sebuah processor akan bekerja bila RAM telah memerintahkan suatu data untuk diangkut kemudian baru diproses di processor. Ram berisi Script dari sistem maupun aplikasi yang sedang berjalan yang kemudian diolah oleh processor. Semakin besar RAM maka semakin ringan pula kinerja sebuah processor.


Sedangkan ROM (Read Only Memory) merupakan memory jenis non volatile yang hanya bisa dibaca namun tidak bisa dilakukan penulisan maupun dihapus. ROM tidak seperti RAM, dimana data permanen yang tersimpan didalamnya akan tetap ada walaupun sistem sudah dimatikan. ROM umumnya berisi data sistem ponsel dan settingan khusus dari pabrikan yang berfungsi untuk kelancaran sistem operasi. ROM juga bisa berisi aplikasi serta segala pendukungnya.

Sekarang kita ambil contoh suatu analogi ROM dan RAM sebagai berikut. Seandainya kita mempunyai RAM sebesar 512 Mb dan di ROM ada aplikasi sebesar 1000 MB maka analoginya adalah RAM akan membawa data sebesar 1000 Mb tersebut sebanyak 2 kali bolak-balik ke processor untuk diolah. Bila Aplikasi yang dijalankan Sebesar 2000 Mb maka tugas RAM adalah membawa data tersebut sebanyak 4 kali bolak-balik ke processor untuk diolah, begitu seterusnya.

Bagaimana, sudah tahu kan apa beda dari ROM dan RAM ?, semoga ulasan diatas bermanfaat dan menambah ilmu pembaca Dunia android sekalian.

Kamis, 18 Juli 2013

Custom rom android

Custom rom android. Read Only Memory adalah tempat penyimpanan data (dalam bahasan ini file sistem) yang berbentuk Chip-IC. Jadi secara umum baik Stock ROM maupun Custom ROM bisa diartikan sebuah file sistem yang berbentuk software-firmware yang letaknya di IC ROM perangkat (analogi fungsinya seperti IC BIOS pada Komputer-mengatur semua peripheral pada mainboard dengan menggunakan Kernel sebagai akses utama ) yang kemudian dimodifikasi sedemikian rupa agar lebih bisa apa saja sesuai keinginan, tentunya tetap berbasis versi firmware asli/Stock ROM dari perangkat keluaran pabrik atau vendor tersebut. Secara teknis file sistem dalam Stock ROM perangkat diambil-download oleh Custom Developer dari pihak ketiga untuk dimodifikasi mereka sesuai keinginan, selanjutnya ditanamkan lagi keperangkat tersebut atau keperangkat lain yang support melalui metode flashing.

Seperti yang dijelaskan di atas, yang dimaksud dengan custom rom adalah file system firmware perangkat baik berupa handphone, tablet maupun PC yang OS sudah di kostumisasi oleh developer pihak ke 3 dengan tujuan tertentu dan dengan mengubah firmware resmi-asli (Stock ROM ) bawaan vendor perangkat tersebut.

Tidak terkecuali pada perangkat berbasis android, firmware pada android juga dapat dimodifikasi, oleh sebab itu dinamakan dengan android mod (android modification) atau yang lebih dikenal dengan sebutan custom ROM. Sebenarnya ROM sendiri artinya adalah Read Only Memory, tetapi ketika digunakan dalam komunitas modding android maka artinya menjadi custom OS image yang di install kedalam area ROM didalam HP.

Dalam custom ROM tentu saja anda tidak asing dengan kernel, kernel sering disebut dalam custom rom adalah jantung dr OS, kernel merupakan barebone dari komponen didalam sebuah OS. Sebuah custom ROM adalah sebuah versi OS yg berdiri sendiri, didalam custom ROM sudah termasuk kernel, apps, service, driver, etc. Semua sudah termasuk yang digunakan untuk menjalankan sebuah perangkat HP, bedanya hal ini di kostumisasi oleh seorang developer (atau team) bukan dari perusahaan pembuat perangkat atau yang dikenal dengan sebutan vendor.

Custom ROM dalam kostumisasi berarti merubah, mengganti, menghilangkan sebagian ato seluruh bagian, melakukan optimalisasi, menambah, dan melakukan berbagai hal yg mreka bisa rubah dari stock ROM standart.

tujuan pembuatan Custom ROM adalah untuk mengubah dan atau menambah fitur dari firmware perangkat Android sehingga mempunyai kemampuan, keandalan serta kinerja-performance melebihi dari apa yang sudah ditawarkan oleh firmware asli-nya. Kemampuan atau ability tersebut dapat berupa perbaikan fitur : Wi-Fi, Bluetooth, USB, Audio, Display, Reboot, Rooted, Network,3G Modem, Kemudahan Install Aplikasi, bahkan Over Clock Processor perangkat Android tersebut.